tungau
kesehatan

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus

14/08/2019

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus

 Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak kuman.

 Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus > Bantal, baik di rumah anda atau di rumah sakit, ternyata bisa menjadi lokasi endemik kuman untuk penularan penyakit. Menurut sebuah studi yang termuat di harian The London Times. Ada sebuah fakta bahwa, setelah dua tahun penggunaan, lebih dari 1/3 berat sebuah bantal dapat terdiri dari :

  • Tungau dan kotorannya.
  • Sel kulit mati.
  • Bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus

Studi dari Provider layanan kesehatan publik di UK bernama Barts dan NHS Trust London, muncul setelah meneliti pemakaian bantal di rumah sakit secara umum. Penggunaan Bantal secara bergantian dan terus menerus tersebut sangat memungkinkan untuk menjadi sarana transformasi penyakit menular.

Tidak hanya sprei dan selimut yang musti dibersihkan, bantal juga harus dalam keadaan higienis. Tidak peduli apakah bantal itu terbuat dari materi Foam atau Dacron atau Bulu Angsa. Bantal mempunyai peluang yang tinggi sebagai lokasi bersemayam sel mikro yang dimiliki orang yang tidur di atasnya. Dikombinasikan dengan udara yang lembab dan jarangnya waktu pencucian bantal, maka bisa dipastikan, bakteri atau jamur akan berkembang biak dengan baik di sana.

Ketika dipakai oleh orang berikutnya, hal tersebut bisa menjadikan penularan bakteri pada pasien berikutnya. Oleh karena itu, pasien di rumah sakit harus menyadari betul bahwa memakai bantal di rumah sakit pun juga bisa menjadi media penularan penyakit.

bantal
Bantal dan selimut yang kotor.

Bantal Bisa Menjadi Sarana Transformasi Beragam Jenis Virus dan Bakteri.

Penelitian tersebut mengungkapkan, bahwa ada kemungkinan bahwa bantal yang digunakan secara bergantian di rumah sakit bisa menjadi media perpindahan dari berbagai jenis virus dan bakteri. Seperti : Serpihan Sel kulit mati, Ketombe, dan Cairan berbahaya yang bisa endemik pada bantal yang ada di Rumah Sakit. Pasien dapat tertular dengan berbagai penyakit, termasuk Flu, Cacar air, Hepatitis, Penyakit Kulit, bahkan Kusta.

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus

Studi oleh Barts dan The London NHS Trust menyatakan bahwa bantal Rumah Sakit yang jarang dicuci, dapat menyimpan 30 jenis bakteri yang bisa berpengaruh pada keadaan tubuh manusia.

Untuk itu, segenap paramedis diwajibkan untuk mencuci peralatan pasien rumah sakit sesering mungkin dan memberikan semacam cairan anti-septic pada kasur dan bantal saat dibersihkan. Karena jika tidak dicuci dengan bersih, Bantal tersebut dapat menyebabkan pasien terkontaminasi dengan bakteri yang tertinggal.

“Orang memasang penutup bantal yang kelihatannya bersih, wangi dan segar. Tapi sebenarnya dia membungkus sesuatu yang sangat buruk di baliknya, ” kata Dr Art Tucker, seorang ilmuwan klinis dan peneliti utama di St Barts Hospital.

Memang jika bantal hanya sering diganti penutupnya saja, namun tidak pernah dicuci bagian dalamnya. Hal ini tentu saja dapat menyimpan berbagai kemungkinan buruk seperti penularan penyakit dan endemi bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus

Waspada Terhadap Bantal Rumahsakit di Tanggamus Bantal harus dibersihkan Secara Periodik

Di website ini telah diposting mengenai tata-cara mencuci bantal dan juga penjelasan mengenai konstruksi sebuah bantal. Tidak ada bantal yang anti dari penyakit jika jarang dibersihkan secara periodik, meskipun bantal tersebut berbahan dasar air atau udara. Kebersihan harus selalu dijaga supaya kita semua terbebas dari penularan penyakit. Janganlah sampai kita yang sedang ke rumah sakit, tertular oleh penyakit lainnya melalui media bantal.

Cuci Bantal

Carilah Rumah Sakit yang betul betul bersih sehingga anda dapat terhindar dari penularan penyakit.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *