tungau
kesehatan

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya

18/08/2019

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya

 Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak kuman.

 Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya > Bantal, baik di rumah anda atau di rumah sakit, ternyata dapat menjadi tempat bersarangnya kuman dalam rangka penularan penyakit. Menurut sebuah penelitian yang termuat di surat kabar The London Times. Ada sebuah fakta bahwa, setelah dua tahun penggunaan, lebih dari sepertiga berat sebuah bantal dapat terdiri dari :

  • Tungau dan kotorannya.
  • Sel kulit yang telah mati.
  • Bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya

Temuan dari Provider layanan medis publik di Inggris bernama Barts dan NHS Trust London, muncul setelah meneliti pemakaian bantal di rumah sakit secara umum. Penggunaan Bantal dengan bergantian dan terus menerus tersebut sangat mungkin untuk menjadi media transfer penyakit menular.

Bukan hanya sprei dan selimut yang musti dibersihkan, bantal juga wajib selalu dalam kondisi higienis. Tidak perduli apakah bantal itu dibuat dari materi Foam atau Dacron atau Bulu. Bantal mempunyai peluang yang tinggi sebagai lokasi bersemayam sel mikro yang dimiliki orang yang tidur di atasnya. Dikombinasikan dengan udara yang lembab dan jarangnya waktu pencucian bantal, maka dapat diprediksi, bakteri atau jamur akan berkembang biak dengan baik di sana.

Ketika digunakan oleh pasien selanjutnya, hal itu bisa menyebabkan kontaminasi bakteri pada orang berikutnya. Maka dari itu, pasien di rumah sakit harus sadar betul bahwa memakai bantal di rumah sakit pun juga dapat menjadi media penularan penyakit.

bantal
Bantal dan selimut yang kotor.

Bantal Bisa Menjadi Sarana Transfer Berbagai Jenis Virus dan Bakteri.

Studi tersebut mengungkapkan, bahwa ada kemungkinan bahwa bantal-bantal yang dipakai secara terus menerus di rumah sakit bisa menjadi sarana perpindahan dari beragam jenis virus dan bakteri. Contohnya : Serpihan Sel kulit mati, Ketombe, dan Cairan berbahaya yang bisa menempel pada bantal yang ada di Rumah Sakit. Pasien dapat tertular dengan beragam penyakit, termasuk Influenza, Cacar air, Hepatitis, Penyakit Kulit, bahkan Kusta.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya

Penelitian oleh Barts dan The London NHS Trust mengungkapkan bahwa bantal Rumah Sakit yang jarang dicuci, mampu menyimpan 30 varian bakteri yang dapat mempengaruhi keadaan tubuh manusia.

Untuk itu, para perawat diwajibkan untuk membersihkan peralatan pasien rumah sakit sesering mungkin dan memberikan semacam cairan pembersih kuman pada tempat tidur dan bantal saat dibersihkan. Karena jika tidak dicuci dengan bersih, Bantal tersebut dapat membuat pasien terkontaminasi dengan kuman yang tertinggal.

“Orang memberikan penutup bantal yang kelihatannya bersih, berbau wangi dan segar. Akan tetapi sebenarnya dia membungkus sesuatu yang sangat berbahaya di baliknya, ” pendapat Dr Art Tucker, seorang peneliti utama dan ilmuwan klinis di St Barts Hospital.

Memang jika bantal hanya kerapkali diganti sarungnya saja, namun tidak pernah dibersihkan bagian dalamnya. Hal ini tentu saja dapat menyimpan berbagai kemungkinan buruk seperti penularan penyakit dan sarang bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kubu Raya Bantal wajib dibersihkan Secara Berkala

Di website ini sudah diposting mengenai cara-cara mencuci bantal dan juga penjelasan mengenai struktur sebuah bantal. Tidak ada bantal yang aman dari penyakit bila jarang dicuci secara periodik, meskipun bantal itu bermaterikan air atau udara. Kebersihan harus tetap dipelihara agar kita semua terhindar dari penularan penyakit. Jangan sampai kita yang sedang sakit, terkontaminasi oleh penyakit lainnya melalui media bantal.

Cuci Bantal

Pilihlah Rumah Sakit yang betul betul bersih sehingga anda dapat terhindar dari penularan penyakit.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *