tungau
kesehatan

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone

13/08/2019

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone

 Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak kuman.

 Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone > Bantal, baik di rumah anda atau di rumah sakit, ternyata bisa menjadi lokasi bersarangnya kuman untuk penularan penyakit. Menurut sebuah studi yang termuat di surat kabar The London Times. Ada sebuah pengungkapan bahwa, setelah 2 tahun pemakaian, lebih dari sepertiga berat sebuah bantal dapat terdiri dari :

  • Tungau dan kotorannya.
  • Sel kulit mati.
  • Bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone

Studi dari Penyedia layanan medis publik di UK bernama Barts dan NHS Trust London, di-rilis setelah menyelidiki pemakaian bantal di rumah sakit secara umum. Penggunaan Bantal secara bergantian dan terus menerus tersebut sangat mungkin untuk menjadi media transfer penyakit menular.

Tidak hanya sprei dan selimut yang musti dipastikan bersih, bantal juga harus dalam keadaan higienis. Tidak peduli apakah bantal itu terbuat dari bahan Busa atau Silikon atau Bulu Angsa. Bantal memiliki peluang yang besar sebagai tempat penyimpanan sel mikro dari kepala orang yang tidur di atasnya. Ditambah dengan udara yang lembab dan jarangnya waktu pencucian bantal, maka dapat diprediksi, bakteri atau jamur akan tumbuh dan berkembang biak dengan baik di sana.

Saat dipakai oleh pasien berikutnya, hal tersebut bisa menyebabkan kontaminasi bakteri pada pasien berikutnya. Oleh karena itu, pasien di rumah sakit harus menyadari betul bahwa bantal di rumah sakit pun juga bisa menjadi media penularan penyakit.

bantal
Bantal dan selimut yang kotor.

Bantal Bisa Menjadi Media Transfer Berbagai Jenis Virus dan Bakteri.

Studi tersebut mengungkapkan, bahwa ada kemungkinan bahwa bantal-bantal yang dipakai secara terus menerus di rumah sakit dapat menjadi sarana perpindahan dari berbagai jenis virus dan bakteri. Seperti : Serpihan Sel kulit mati, Ketombe, dan Cairan berbahaya yang dapat menempel pada bantal yang ada di Rumah Sakit. Pasien dapat tertular dengan beragam penyakit, termasuk Flu, Cacar air, Hepatitis, Penyakit Kulit, bahkan Kusta.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone

Penelitian oleh Barts dan The London NHS Trust mengungkapkan bahwa bantal Rumah Sakit yang jarang dicuci, dapat menyimpan 30 varian bakteri yang bisa berpengaruh pada kondisi tubuh manusia.

Untuk itu, para perawat disarankan untuk membersihkan peralatan pasien rumah sakit sesering mungkin dan memberikan semacam cairan pembersih kuman pada tempat tidur dan bantal saat dicuci. Karena jika tidak dibersihkan dengan higienis, Bantal tersebut bisa membuat pasien terinfeksi dengan bakteri yang tertinggal.

“Orang memberikan sarung bantal yang sepertinya terlihat bersih, berbau wangi dan segar. Tapi sebenarnya dia membungkus sesuatu yang sangat berbahaya di baliknya, ” pendapat Dr Art Tucker, seorang ilmuwan klinis dan peneliti utama di St Barts Hospital.

Memang jika bantal hanya sering diganti sarungnya saja, namun tidak pernah dicuci bagian dalamnya. Hal ini tentu saja dapat menyimpan berbagai potensi buruk seperti penularan penyakit dan sarang bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Bone Bantal harus dibersihkan Secara Periodik

Di website ini sudah diposting mengenai cara-cara mencuci bantal dan dijelaskan tentang konstruksi sebuah bantal. Tak ada bantal yang aman dari penyakit bila jarang dibersihkan secara periodik, meskipun bantal tersebut bermaterikan air atau udara. Kebersihan harus tetap dijaga agar kita semua terbebas dari penularan penyakit. Janganlah sampai kita yang sedang ke rumah sakit, terkontaminasi oleh penyakit lainnya melalui sarana bantal.

Cuci Bantal

Pilihlah Rumah Sakit yang betul betul bersih sehingga anda dapat terhindar dari penularan penyakit.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *