tungau
kesehatan

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau

19/08/2019

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau

 Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak kuman.

 Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau > Bantal, baik di rumah anda atau di rumah sakit, ternyata dapat dijadikan tempat bersarangnya kuman untuk penularan penyakit. Menurut sebuah penelitian yang termuat di harian The London Times. Ada sebuah pengungkapan bahwa, setelah dua tahun penggunaan, lebih dari sepertiga berat sebuah bantal dapat mengandung :

  • Kutu Debu dan kotorannya.
  • Sel kulit yang telah mati.
  • Bakteri.

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau

Temuan dari Provider layanan medis publik di Inggris bernama Barts dan NHS Trust London, muncul setelah menyelidiki pemakaian bantal di rumah sakit secara umum. Penggunaan Bantal dengan bergantian dan terus menerus tersebut sangat mungkin untuk menjadi sarana transfer penyakit menular.

Bukan hanya sprei dan selimut yang musti dipastikan bersih, bantal juga wajib selalu dalam keadaan higienis. Tidak peduli apakah bantal itu dibuat dari bahan Foam atau Dacron atau Bulu Angsa. Bantal memiliki peluang yang tinggi sebagai tempat penyimpanan sel mikro yang dimiliki orang yang tidur di atasnya. Dikombinasikan dengan udara yang lembab dan jarangnya waktu pencucian bantal, maka dapat diprediksi, bakteri atau jamur akan berkembang biak dengan baik di sana.

Saat digunakan oleh orang berikutnya, hal tersebut bisa menjadikan penularan bakteri pada orang berikutnya. Maka dari itu, pasien di rumah sakit harus menyadari betul bahwa bantal di rumah sakit pun juga dapat menjadi media penularan penyakit.

bantal
Bantal dan selimut yang kotor.

Bantal Dapat Menjadi Sarana Transformasi Beragam Jenis Virus dan Bakteri.

Penelitian tersebut menyatakan, bahwa ada kemungkinan bahwa bantal-bantal yang dipakai secara terus menerus di rumah sakit dapat menjadi sarana pemindahan dari beragam jenis virus dan bakteri. Contohnya : Serpihan Sel kulit mati, Ketombe, dan Cairan berbahaya yang dapat menempel pada bantal yang dipakai di Rumah Sakit. Pasien dapat tertular dengan berbagai penyakit, termasuk Influenza, Cacar air, Hepatitis, Penyakit Kulit, bahkan Kusta.

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau

Penelitian oleh Barts dan The London NHS Trust mengungkapkan bahwa bantal Rumah Sakit yang jarang dicuci, dapat menyimpan 30 jenis bakteri yang dapat berpengaruh pada kondisi tubuh manusia.

Maka dari itu, segenap paramedis diwajibkan untuk membersihkan peralatan pasien mereka sesering mungkin dan memberikan semacam cairan anti-septic pada tempat tidur dan bantal saat dibersihkan. Karena jika tidak dicuci dengan higienis, Bantal tersebut dapat menyebabkan pasien terkontaminasi dengan kuman yang tertinggal.

“Orang memasang sarung bantal yang kelihatannya bersih, wangi dan segar. Akan tetapi sebenarnya dia membungkus sesuatu yang sangat berbahaya di baliknya, ” kata Dr Art Tucker, seorang peneliti utama dan ilmuwan klinis di St Barts Hospital.

Memang apabila bantal hanya sering diganti sarungnya saja, namun jarang dibersihkan bagian dalamnya. Hal ini tentu saja dapat menyimpan beragam potensi buruk seperti penularan penyakit dan endemi bakteri.

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau

Hati-hati Terhadap Bantal Klinik di Bau-Bau Bantal wajib dibersihkan Secara Berkala

Dalam website ini sudah diunggah tentang tata-cara mencuci bantal dan dijelaskan tentang konstruksi bantal. Tidak ada bantal yang anti dari penyakit bila jarang dicuci secara periodik, meskipun bantal itu berbahan dasar udara atau air. Kebersihan harus selalu dijaga supaya kita semua terbebas dari tertular penyakit. Janganlah sampai kita yang sedang ke rumah sakit, terkontaminasi oleh penyakit lainnya melalui media bantal.

Cuci Bantal

Pilihlah Rumah Sakit yang sangat higienis sehingga anda dapat terhindar dari penularan penyakit.

How useful was this post?

Click on a star to rate it!

Average rating / 5. Vote count:

We are sorry that this post was not useful for you!

Let us improve this post!

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *