tungau
kesehatan

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas

26/06/2019

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas

 Bantal bisa menjadi tempat berkembang biak kuman.

 Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas > Bantal, baik di rumah anda atau di rumah sakit, ternyata bisa menjadi lokasi bersarangnya kuman dalam rangka penularan penyakit. Menurut sebuah studi yang dimuat di harian The London Times. Ada sebuah fakta bahwa, setelah 2 tahun penggunaan, lebih dari 1/3 berat sebuah bantal dapat terdiri dari :

  • Kutu Debu dan kotorannya.
  • Sel kulit mati.
  • Bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas

Studi dari Provider layanan medis publik di UK bernama Barts dan NHS Trust London, di-rilis setelah meneliti pemakaian bantal di rumah sakit secara umum. Pemakaian Bantal secara bergantian dan terus menerus tersebut sangat mungkin untuk menjadi media transfer penyakit menular.

Tidak hanya sprei dan selimut yang musti dibersihkan, bantal juga harus dalam keadaan higienis. Tidak peduli apakah bantal itu dibuat dari bahan Foam atau Silikon atau Bulu Angsa. Bantal mempunyai peluang yang besar sebagai lokasi bersemayam partikel mikro dari kepala orang yang tidur di atasnya. Ditambah dengan udara yang lembab dan jarangnya frekuensi mencuci bantal, maka bisa diprediksi, bakteri atau jamur akan berkembang biak dengan baik di sana.

Saat digunakan oleh pasien selanjutnya, hal itu bisa menyebabkan kontaminasi bakteri pada pasien berikutnya. Maka dari itu, pasien di rumah sakit harus menyadari betul bahwa bantal di rumah sakit pun juga bisa menjadi media penularan penyakit.

bantal
Bantal dan selimut yang kotor.

Bantal Bisa Menjadi Media Transformasi Beragam Jenis Virus dan Bakteri.

Penelitian tersebut mengungkapkan, bahwa ada probabilitas bahwa bantal yang dipakai secara terus menerus di rumah sakit dapat menjadi media perpindahan dari beragam jenis virus dan bakteri. Seperti : Serpihan Sel kulit mati, Ketombe, dan Cairan berbahaya yang bisa menempel pada bantal yang ada di Rumah Sakit. Pasien dapat tertular dengan beragam penyakit, termasuk Influenza, Cacar air, Hepatitis, Penyakit Kulit, bahkan Kusta.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas

Studi oleh Barts dan The London NHS Trust menyatakan bahwa bantal Rumah Sakit yang jarang dibersihkan, mampu menyimpan 30 jenis bakteri yang dapat mempengaruhi kondisi tubuh manusia.

Maka dari itu, para perawat diwajibkan untuk mencuci peralatan pasien mereka sesering mungkin dan menyertakan semacam cairan pembersih kuman pada kasur dan bantal saat dibersihkan. Karena jika tidak dicuci dengan bersih, Bantal tersebut bisa membuat pasien terkontaminasi dengan bakteri yang tertinggal.

“Orang memberikan penutup bantal yang kelihatannya bersih, berbau wangi dan segar. Tapi sebenarnya dia membungkus sesuatu yang sangat berbahaya di baliknya, ” pendapat Dr Art Tucker, seorang peneliti utama dan ilmuwan klinis di St Barts Hospital.

Memang apabila bantal hanya sering diganti sarungnya saja, namun jarang dicuci bagian dalamnya. Hal ini tentu bisa saja menyimpan beragam kemungkinan buruk seperti penularan penyakit dan sarang bakteri.

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas

Waspada Terhadap Bantal Klinik di Kapuas Bantal wajib dibersihkan Secara Berkala

Di website ini telah diposting mengenai tata-cara mencuci bantal dan juga penjelasan tentang konstruksi bantal. Tidak ada bantal yang anti dari penyakit jika jarang dicuci secara periodik, meskipun bantal tersebut berbahan dasar udara atau air. Kebersihan harus tetap dipelihara supaya kita semua terbebas dari tertular penyakit. Jangan sampai kita yang sedang ke rumah sakit, tertular oleh penyakit lain melalui media bantal.

Cuci Bantal

Carilah Rumah Sakit yang sangat bersih sehingga anda dapat terbebas dari penularan penyakit.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *